Silahkan ketik kata utama pertanyaan anda di menu "search" E-Tosca akan menjawab , semoga bermanfaat

Dalam komedo ada cacingnya

Komedo adalah benjolan (papula) kecil pada permukaan kulit yang berwarna hitam. Komedo merupakan jenis jerawat yang tergolong ringan yang umumnya muncul pada wajah. Selain wajah, komedo juga bisa muncul di leher, dada, bahu punggung dan lengan. Hal ini karena ada banyak folikel rambut di daerah tersebut. Rambut tumbuh dari folikel rambut yang terletak di pori-pori. Nah, ada kelenjar khusus yang menghasilkan sebum atau minyak alami kulit di bawahnya.
Ketika pori-pori ini tersumbat oleh sebum dan sel-sel kulit mati, sel kulit mati yang berada di pori-pori tersebut dapat bereaksi dengan oksigen dan berubah warna menjadi hitam. Namun, bila kulit di sekitar pori-pori yang tersumbat ini menutup, sel kulit mati tidak bereaksi dengan oksigen dan akan berwarna putih.
Komedo ada dua jenis, yakni komedo hitam dan komedo putih. Penyebab munculnya komedo adalah akibat dari pori-pori kulit yang mengalami penyumbatan. Selain itu memiliki minyak berlebih pada wajah juga menjadi penyebab munculnya komedo ini. Hal ini mungkin terjadi bila kamu termasuk orang yang jarang membersihkan muka, terutama setelah kamu menggunakan make up.
Sebenarnya ada dua faktor yang bisa meningkatkan risiko munculnya komedo pada wajah, yaitu usia dan perubahan hormon. Komedo sering muncul saat pubertas, di mana peningkatan hormon pada saat ini dapat memicu produksi minyak di bawah kulit. Produksi hormon androgen yang meningkat saat pubertas (baik pada laki-laki maupun pada perempuan) memicu produksi minyak atau sebum dan sel kulit mati lebih banyak
Benjolan komedo yang berukuran sangat kecil dan berwarna hitam pada permukaan kulit akan mudah terlihat oleh kita secara kasat mata. Karena tidak terjadi inflamasi, komedo tidak terasa sakit. Komedo bisa mengalami peradangan jika dicungkil atau digaruk.
Komedo biasa muncul di wajah dengan ciri-ciri bintik kecil berwarna gelap. Warna gelap ini terbentuk dari pigmen melanin (yang dihasilkan sel-sel kulit) yang sudah kena paparan udara atau sinar matahari sehingga mengalami proses oksidasi.
Apa bedanya komedo dengan jerawat? Kamu mungkin tidak bisa membedakan antara komedo dengan jerawat. Padahal, keduanya adalah hal berbeda dan butuh penanganan yang berbeda pula. Jerawat biasanya berwarna putih karena nanah atau merah saat meradang, sedangkan komedo dapat berwarna hitam atau putih.

Warna merah pada jerawat ini bisa muncul karena terjadi peradangan pada kulit. Sementara komedo bukan terjadi karena peradangan, melainkan karena proses oksidasi. Dilihat dari ukuran, biasanya komedo berbentuk lebih kecil bahkan kadang mungkin kamu tidak menyadari bahwa kamu memiliki komedo. Sementara itu, jerawat bisa mempunyai ukuran yang cukup besar.
Faktor lain yang bisa menyebabkan timbulnya komedo adalah:
  • Penggunaan kosmetik yang dapat menutupi pori-pori kulit
  • Banyak mengeluarkan keringat
  • Bercukur yang dapat membuat folikel rambut terbuka
  • Stres atau kondisi lain yang berhubungan dengan perubahan hormon, seperti sindrom pramenstruasi (PMS) dan PCOS
  • Penggunaan obat steroid seperti kortikosteroid
Bolehkah memencet komedo? Mungkin kamu pernah menghilangkan komedo dengan berbagai cara seperti memencet komedo atau menggunakan plester khusus. Bukannya hilang malah komedo semakin terlihat jelas pada hidung. Belum lagi memencet komedo dapat mengakibatkan hidung menjadi merah dan sakit.
Selain itu, memencet komedo juga akan merangsangnya menjadi jerawat bernanah yang akan memperparah kondisi wajah kamu. Pemencetan yang terus menerus dan dengan cara yang tidak tepat bisa menimbulkan bekas yang tidak sedap dipandang dan kerusakan pada kulit.
Akan tetapi, kalau dibiarkan komedo akan menjadi parah. Penyumbatan di pori-pori kulit membuat minyak terus menumpuk di bawah kulit. Ditambah lagi wajah yang kotor, berminyak dan kebiasaan memegang wajah membuat kuman mudah menempel di kulit. Hal ini kemudian membuat pori-pori kulit yang tersumbat menjadi iritasi dan membesar. Lama-kelamaan, pori-pori kulit tersebut akan pecah, sel darah putih masuk dan pori-pori menjadi merah dan bengkak.
Pernahkah kamu mendengar bahwa komedo isinya cacing dan benarkah komedo merupakan rumah cacing? Komedo merupakan benda mati, namun di dalamnya bisa hidup cacing (bentuknya mirip cacing). Kutu atau cacing ini bernama Demodex SP yang memiliki ukuran 0,3-4 milimeter saja.
Sama seperti cacing lainnya, Demodex ini memiliki tubuh yang panjang, kakinya kira-kira berjumlah 8 dan pendek. Bentuk tubuhnya transparan dan bersegmen dua. 
Mikroorganisme satu ini dapat berkembang baik dan cara perkembangbiakkannya adalah dengan bertelur dan akan bertelur pada saat usia tiga hingga empat hari kemudian akan mati pada usia seminggu. Dan jika cacing ini sudah mati maka akan terurai ke dalam pori-pori kulit dan menyatu dengan pori-pori kulit.
Sudah jelas bukan penjelasan tentang komedo yang katanya isinya cacing? Jadi, komedo cacing tersebut hanyalah kutu yang bisa hidup di kulit manusia yang menyatu dengan komedo. Lagipula ini sangat jarang terjadi, karena demodex yang dianggap sebagai cacing ini umumnya ditemukan hidup di bagian tubuh yang berbulu seperti folikel rambut, alis atau hidung.


Share:

0 comments:

Post a Comment